Setting Proxy Pada Linux Console


Nyobain yum atau command lainnya yang ngambil data dari internet tetapi selalu gagal karena terhalang proxy? bahkan meskipun di web browsernya sudah disetting dengan akun yang terautentikasi pula? nah itulah yang saya alami… (karena akses internet di kampus mesti make akun AI3 untuk bisa lewat si cumi)… solusinya? Secara umum, dari apa yang saya baca di salah satu thread forum yang membahas ini, akses dari console (command line di linux) memang tidak secara otomatis ikut tersetting. Untuk itu kita perlu menset akses proxy dengan menambahkan environment variable http_proxy pada shell, caranya adalah dengan mengetikkan command pada linux console:

export http_proxy="http://namausernya:passwordnya@alamatproxyservernya:nomerportnya/"
# Contoh:
export http_proxy="http://faisalman:password@cache1.itb.ac.id:8080/"
export ftp_proxy="http://faisalman:password@cache1.itb.ac.id:8080/"
export no_proxy="localhost, 127.0.0.1, .itb.ac.id, 167.205.0.0/16"

Sebaliknya, jika sudah kembali menggunakan akses internet yang direct connection (tidak menggunakan proxy), set ulang dengan command pada linux console:

export http_proxy=""
export ftp_proxy=""
export no_proxy=""

Untuk memeriksa settingan proxy mana yang sedang digunakan kita dapat melihatnya dengan mengetikkan command pada linux console:

echo $http_proxy
echo $ftp_proxy
echo $no_proxy

Alternatif lain, kita dapat mendefinisikan sendiri sebuah fungsi untuk mensetting akun proxy dengan menggunakan shell script sehingga nantinya tinggal mengetikkan nama fungsi pada shell dan mengisi variabel-variabel yang dibutuhkan. Caranya yaitu dengan buat sebuah file shell script di dalam folder /etc/profile.d berekstensi .sh jika menggunakan bash (yang paling umum digunakan di linux) atau .csh untuk c-shell, kita bisa mengecek jenis shell apa yang digunakan ketikkan perintah pada consolenya:

echo $SHELL

Misalkan file shell script yang akan dibuat namanya settinganproxy.sh, maka ketikkan perintah pada linux console:

sudo nano /etc/profile.d/settinganproxy.sh

Berikan baris script berikut pada file shell script tersebut dalam nano[1] text editor:

# Setting akses proxy
function setaksesproxy()
{
  echo -n "proxy: "
  read -e alamatproxy
  echo -n "port: "
  read -e nomerport
  echo -n "username: "
  read -e namauser
  echo -n "password: "
  read -es proxypass
  echo -n "domain tanpa proxy: "
  read -e exclude
  echo ""
  export http_proxy="http://$namauser:$proxypass@$alamatproxy:$nomerport/"
  export ftp_proxy="http://$namauser:$proxypass@$alamatproxy:$nomerport/"
  export no_proxy="localhost, 127.0.0.1, $exclude"
}

# Clear proxy
function setnoproxy()
{
  export http_proxy=""
  export ftp_proxy=""
  export no_proxy=""
}

Sehingga di shell consolenya linux kita tinggal mengetikkan nama fungsinya saja dan mengisi input-inputnya sajah ๐Ÿ˜€

Konfigurasi di atas menggunakan asumsi bahwa jaringan ber-proxy tidak digunakan setiap saat, atau menggunakan jaringan ber-proxy yang berbeda-beda, atau akun yang digunakan berbeda-beda. Sedangkan jika setting proxy dibutuhkan setiap saat, mungkin perlu juga untuk menyimpan akun dan password proxy pada user tertentu yaitu dengan mengedit file .bash_profile (file gak kelihatan karena hidden) yang terletak di home directory dari user yang diinginkan untuk diberikan autentikasi proxynya, tinggal ketikkan perintah pada linux console:

nano /home/namauseryangdiinginkan/.bash_profile

Berikan baris perintah berikut pada file tersebut:

export http_proxy="http://namausernya:passwordnya@alamatproxynya:nomerportnya/"
export ftp_proxy="http://namausernya:passwordnya@alamatproxynya:nomerportnya/"
export no_proxy="domain-atau-IP-address-tanpa-proxy-misalnya-127.0.0.1"

Footnote:
[1] Nano merupakan program editor pada console linux yang biasanya sudah terinstall secara default, jika tidak ada silakan menggunakan editor favorit lain semisal vim, emacs, dll

Akses Serial Port di Linux


Tau program HyperTerminal kan? kalau komputernya Windows XP bisa dilihat di Start Menu > Accessories > Communications > HyperTerminal (dengan asumsi waktu nginstall windows paket instalasi standarnya diinstall semua).

Ini nih HyperTerminal tuh.. (gambar ngambil dari gugel)

Kalaulah dulu saya tidak mengambil mata kuliah yang ada praktikum pake HyperTerminalnya (lupa praktikum apaan :p) mungkin saya yang gaptek ini tidak akan tahu apa gunanya program misterius bernama HyperTerminal di Windows itu, dan dengar-denger katanya tidak dimasukkan lagi sejak munculnya Windows Vista dan Windows 7 hehe.. Padahal banyak juga loh device yang salah satu akses konfigurasinya lewat port serial RS-232. Lanjutkan membaca “Akses Serial Port di Linux” โ†’

Beberapa Masalah Install di Fedora dan Solusinya


Beberapa hari yang lalu saya coba menginstall Fedora (distro linux yang merupakan kelanjutan Redhat versi komunitas dan termasuk salah satu distro yang populer)ย  lewat flashdisk dengan cara membuat Live USBnya dari file ISO pake UNetbootin[1] (ISO imagenya bisa didapat di http://fedoraproject.org/en/get-fedora-all). ISO yang saya gunakan Fedora-12-x86_64-Live-KDE.iso, kenapa Fedora 12? karena itu versi stable release yang terbaru saat ini (Maret 2010) dengan Fedora 13 yang masih versi beta, x86_64 karena laptop saya yang prosesornya Core2Duo sudah mendukung 64-bit, K desktop environment karena saya suka tampilannya KDE ๐Ÿ˜€ ..

Lewat installer dengan GUI yang intuitif akhirnya ia berhasil saya install ke laptop dengan cepat dan menyenangkan. Namun.. jreng3x.. setelah selesai menginstall Fedora di laptop, saya menemui beberapa problem.. wah kumaha yeuh? but it’s ok, tinggal lihat panduan dokumentasinya[2] saja kan? atau kalaupun tidak berhasil biasanya solusinya bertebaran di banyak situs[3] dan forum[4], tinggal googling sajah[5]. Kecuali beberapa masalah yang spesifik distro, biasanya untuk distro linux apapun solusi masalahnya hampir sama. Hanya saja, untuk tipe komputer berbeda ada kemungkinan masalah yang timbul berbeda pula karena perbedaan konfigurasi hardware, jadi kadang perlu tau juga hardware yang bermasalah tipenya apa, biar gampang googlingnya.

Berikut list problem setelah saya nginstall Fedora di laptop Axioo saya:

1. Resolusi Layar
Setelah diinstall, resolusi layar di laptop tidak secara otomatis diset ke mode WXGA (1280×800), di System Settings > Display hanya ada 2 pilihan resolusi yaitu 640×480 dan 800×600.. wadduh.
Saya bingung dan cari-cari di google ternyata solusinya mudah, Lanjutkan membaca “Beberapa Masalah Install di Fedora dan Solusinya” โ†’

Nginstall openSUSE Linux via Live USB Flashdisk


Lama tak bersua dengan keluarga ‘pinguin’, kali ini asistenku sedang bersama salah satu dari mereka, ‘si bunglon’. Anehnya, asistenku yang 2 tahun lalu biasanya rewel (kecuali saat hinggap di ‘jendela’ dan distro kaos cd bawaannya), namun kali ini ia nampak oke-oke saja. Padahal tahapan yang ia lewati relatif sama, hanya beda medium installnya saja dulu live CD sekarang live USB.

“Wah, keluarga pinguin makin keren aza”, pikirku.

Kronologis prosesi mengganti bangkai bingkai ‘jendela’ hingga ke jenjang adopsi ‘si bunglon’:

1. Download ISO Live CD-nya
unduh dimari: http://software.opensuse.org/ (saat tulisan ini ditulis, yang terbaru adalah versi 11.2)

2. Tuliskan ISO image ke medium (dalam hal ini USB Flashdisk)
jika dari windows, gunakan software ‘Image Writer for Windows’ https://launchpad.net/win32-image-writer untuk mengkopi image ISO sebelumnya tersebut ke dalam flashdisk. Panduan lengkap untuk buat Live USB stick bisa dilihat lebih lanjut di http://en.opensuse.org/Live_USB_stick

3. Setting BIOS untuk boot via USB
biar bisa booting dari flashdisk.. setiap motherboard menunya beda, tapi pokoknya cari saja menu yang mengatur boot priority di BIOS.

4. Jalankan live USB
Cihuy, sukses.. kedetek semua hardwarenya, kali ini tanpa perlu parameter apa-apa ๐Ÿ˜€

5. Pilih menu “Install”
Tampak mengkilap! bungkus.. install langsung! dan inilah hasilnya:

KDE 4, lebih stylist & fresh.. sayang asistenku kartu grafisnya tidak disupport 3d acc di luar jendela, hingga belum bisa merasakan dahsyatnya Compiz

Selanjutnya, yang terjadi terjadilah.. one-click-install-nya YaST di openSUSE yang out-of-the-box dengan repositorynya yang lengkap: http://en.opensuse.org/Package_repositories tinggal dipilih.. “dipilih.. dipilih.. sayang anak.. sayang anak..”, begitu barangkali kata-katanya kalau ada tukang dagang.

“Sejak Lanjutkan membaca “Nginstall openSUSE Linux via Live USB Flashdisk” โ†’

Cara Praktis Sharing Koneksi Internet dari Laptop ke Laptop atau Komputer PC


Bingung juga mau nulis apa lagi di Blog, inginnya sih diisi postingan serius gitu lah.. eh yang jadi malah setengah iseng (berarti setengah serius dong hehehe). Isi tulisan kali ini ya sesuai dengan judulnya, biarpun mungkin rada cupu, tapi kadang ini suka berguna. Mari kita simak kisah dua sahabat โ€˜Faisal dan Salmanโ€™ di bawah ini…

Skenario 1:
โ€œCamera roll..โ€
โ€œAction!โ€
Suatu hari yang cerah ditemani kicauan burung nan merdu.. semilir angin berhembus, terdengar sayup-sayup suara…………..jreng3x (gak penting wooii.. prolognya kepanjangan pula..)
jadi ceritanya si Faisal ini sedang ngenet dengan nyolokin kabel LAN dari switch ke laptopnya, lalu tiba-tiba aja dateng sobatnya si Salman bawa laptop pula, rencananya mau ikutan ngenet, tapi… alangkah kuciwanya Salman tatkala mengetahui gak ada kabel lagi buat nyolok.. kebetulan Faisal emang anak baik (lebai ah), dia sharing koneksi internetnya ke sobatnya itu, caranya yaitu dengan menshare koneksi LAN dia ke koneksi Wirelessnya. (Control Panel>Network Connections>klik kanan Local Area Connection>properties>pilih tab advanced>centang opsi Internet Connection Sharing>pilih Wireless Network Connection di tujuan sharing).

Kemudian dengan sabarnya dia membuat koneksi wireless adhoc dari Laptopnya ke Laptop Salman (Wireless Connection>setup new wireless network>buat koneksi Ad Hoc dengan enkripsi WPA atau WEP) dan mensetting IP address Laptop Salman (Control Panel>Network Connections>klik kanan network adapter yg mau diubah IPnya>klik properties>di tab general pilih Internet Protocol>klik properties) se-subnet dengan IP address dari Wirelessnya Faisal (setting default di Windows biasanya 192.168.0.1)

Skenario pertama ini bisa digambarkan sebagai berikut:

Singkat kata, akhirnya mereka pun bisa ngenet bersama-sama, selamanya.. selamanya.. (>_> apaan seh)

Skenario 2:
Pokoknya cerita dan latarnya hampir sama (maksa bgt dah), cuman bedanya kali ini Faisal konek ke Internetnya pakek WiFi (oh ya saya belum cerita ya kalau disitu itu baru aja ada hotspot) dan kebetulan kali ini laptop cupunya Salman gak bisa konek (entah karena koneksinya dipassword atau emang di Laptopnya adapter networknya cuman Ethernet doang, ini gak diceritain sama sutradaranya, bahkan konon si pembuat naskah ceritanya pun bingung… haha) kemudian, Faisal yang emang anak baik, dia sharing koneksi internetnya ke sobatnya itu. Nah caranya yaitu dengan nyambungin kabel LAN tipe cross dari Laptopnya ke Laptop Salman dengan terlebih dahulu mengassign IP address se-subnet pada keduanya (semua caranya sama dengan skenario sebelumnya, hanya beda network adapter yg diubahnya aja).
Kalau mau digambarin mungkin kek gini lah bentuknya:

Eh bentar ada yang ketinggalan: IP DNS yg diisi di Salman samain dengan IP DNS yg diisi di Faisal. Untuk troubleshootingnya coba cek ipconfig /all terus cobain ping sana sini nyambung gak.. at last, happy ending \(^o^)/
.
.
.
.
.
…postingan aneh (O_o)?

Efek Desktop Keren Untuk Windows


Dibandingkan Linux atau Mac, Windows XP rasanya kurang eye catching, tapi gimana yah gak mau pake Vista orang cuman mau ngubah tampilan doang :P. Tenang saudara-saudara 8) setelah blog ini berhibernasi hampir sebulan dengan postingan tidak bermutu, kali ini saya sediakan software yang keren untuk windows:

1. DeskSpace
Bagi yang familiar dengan dunia linux, mungkin tidak asing dengan desktop yang banyak. Nah, software yang namanya DeskSpace ini menyediakan 6 virtual desktop yang bisa dipakai untuk membuka aplikasi yang berbeda, prinsipnya sebenarnya memperluas area kerja. Kerennya yaitu switch desktopnya pake animasi 3D cube effect, wow efek 3D di Windows XP :

oh iya, jangan tertipu penampilan desktop saya yang mirip Mac, ini bener-bener Windows XP lho ๐Ÿ˜‰ cuman dipermak aja skinnya ama ditambahin dock (emang gila ngehack desktop ini).

lihat artikel ini deh ๐Ÿ˜€

2. TopDesk
Software yang ini kloning efek Flip3D Aero-nya Vista dan efek Expose-nya Mac. keren ini buat ngegaya waktu pindah-pindah aplikasi. orang di sebelah nanya: lho ini windows apa?

efek Flip3D di Windows XP ๐Ÿ˜€ :

efek Expose di Windows XP ๐Ÿ˜€ :

Sayangnya, keduanya tidak freeware tapi bisa dicoba trialnya di situsnya: DeskSpace, TopDesk, Saya sih kebetulan aja kemaren ketemu yang fullversionnya (bukan trialnya) di ftp://167.205… ๐Ÿ˜€ tapi klo mau yg legal ada freewarenya DeskSpace namanya yodm3d, silakan lah googling.

Beberapa software buat desktop keren lainnya:

RK Launcher iVista Leopard, ini software bukan sembarang dock tapi mirip seperti docknya Mac OS X 10.5, udah ada fitur stacknya:

Y’z Shadow, efek bayangan di window (seperti Vista) dan efek transparansi di menu

Rainlendar, Yahoo! Widget, Google Sidebar, dll.. keren ni buat ngisi desktop dengan aplikasi (pengganti dashboardnya Mac/sidebarnya Vista)

Oh iya, saya TIDAK menyarankan software-software ini diinstall di komputer KALAU resource tidak mencukupi/miskin RAM, bakalan ngelag lah 8)

Akhirul kalam, berdasarkan subjektifitas saya, efek desktop terkeren itu tetep Linux+Compiz.. ngiler lah liatnya ๐Ÿ˜€ hehe.. Desktopnya Mac nan menawan aja gak sekeren itu, apalagi Aeronya Windows Vista (hardware reqnya aja tuh gede) … ๐Ÿ˜€ eh tapi ini subjektif loh ya ๐Ÿ˜‰ .. sayangnya si SiS ini bandel banget arggh gak bisa nyobain compiz fusion di Lappie!

Blogged with Flock

Mengubah Tampilan Windows Mirip Mac


Buat yang gak punya mekbuk, tapi ingin iseng-iseng buat tampilan windowsnya mirip mac seperti desktop saya :P. yang saya namakan xp+tiger+leopard fusion ini:

desktoplaptop.jpg

berikut ini beberapa link yang mungkin berguna… (hehe kasih link aja,,lagi males buat bikin artikelnya >_<)
http://www.aialex.com/2007/11/28/how-to-make-your-windows-desktop-look-and-feel-like-a-mac-desktop/
http://www.aqua-soft.org/board/index.php?s=bae387eb6eba57836d19e29ebf691a75
http://www.markraats.com/Apple_Emulation.htm
http://www.osx-e.com/
http://www.osx-e.com/forum/showthread.php?t=2112
http://www.osx-e.com/articles/emulation_manuals_-_chapter_1_the_appearances.html
http://anoos.deviantart.com/art/XP-Leopard-Tutorial-67207472

selamat menikmati ๐Ÿ˜€

Kumpulan Windows Freeware #1


Halaman ini saya sediakan bagi para pecinta software gratisan.. meskipun gratisan, kualitasnya tidak kalah dengan software berbayar, beberapa diantaranya bahkan jauh lebih baik… atau setidaknya ya alternatif saja lah. Dan karena ini hanya pilihan Saya, jadi semua software yang ada di list ini bukan berarti yang terbaik untuk Anda hehehe… Lanjutkan membaca “Kumpulan Windows Freeware #1” โ†’